PURBALINGGA INFO, Selama bulan Januari di Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar telah terjadi kasus Demam Berdarah Dengau (DBD) sebanyak 8 orang, 4 orang dari petugas BRI Kecamatan Karanganayar dan 4 orang lagi warga Desa Karanganyar. Hal tersebut disampaikan oleh Kades Karanganyar Tofik saat dihubungi lewat telepon, Selasa (29/1).

“ Berdasarkan kasus tersebut dari Puskesmas Karanganyar melakukan pengecekan sampel pada 20 rumah sekitar tempat kejadian dan hasilnya 67 persen ada jentik nyamuk. Kamis kemarin (24/1) telah dilakukan fogging oleh Dinas Kesehatan bekerjasama dengan polsek Karanganyar , Dengan adanya kegiatan fogging yang telah dilakukan kemarin Tofik berharap di desa Karangayar bisa terbebas dari wabah DBD,” katanya.

Terpisah Kapolsek Karanganyar, Iptu Aan Hariyawan mengatakan agar tidak terjadi kasus berikutnya sehingga kita adakan fogging disetiap rumah berjumlah 35 rumah di RT 2 rw 2 Desa Karanganyar. Harapannya tidak ada kasus lagi sehingga masyarakat lebih aman dan nyaman sehingga masyarakat dikehidupan sehari-hari dalam keadaaan sehat dan tidak ada kendala.

“ Jaga kebersihan dan tidak membuang sampah disembarang tempat yang bisa mengakibatkan genangan air sehingga nyamuk bisa berkembang biak,” kata Aan.

Sedangkan Bidan Desa Karanganyar, Sunarni mengatakan fogging hanya memeunuh nyamuk dewasa, selanjutnya akan ditekankan kepada masyarakat untuk gencar melakukan Pemberantasan Saranng Nyamuk (PSN). PSN dilakukan untuk menghentikan perkembangan jentik-jentik menjadi nyamuk.

“ PSN harusn dilaksanakan secara rutin dengan 3 M yakni menguras, menimbun dan menutup tempat-tempat yang bisa untuk berkembangbiak nyamuk,” ujarnya. (PI-2)